Perbedaan Kutil Kelamin dan Sifilis yang Perlu Diketahui

Ilustrasi Perbedaan Kutil Kelamin dan Sifilis.

Klinik ApolloPerbedaan kutil kelamin dan sifilis penting diketahui karena keduanya sama-sama termasuk infeksi menular seksual (IMS), tetapi memiliki penyebab, bentuk gejala, pemeriksaan, dan pengobatan yang berbeda.

Kutil kelamin umumnya di sebabkan oleh human papilloma virus (HPV), terutama tipe HPV (human papilloma virus) tertentu yang dapat menyebabkan kutil anogenital.

Sementara itu, sifilis di sebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Keduanya dapat menular melalui aktivitas seksual.

Namun, seseorang tidak dapat memastikan apakah suatu benjolan atau luka merupakan kutil kelamin atau sifilis hanya dengan melihat bentuknya. Pemeriksaan tenaga medis tetap di perlukan untuk memastikan diagnosis.

Apa Itu Kutil Kelamin?

Kutil kelamin atau genital warts merupakan pertumbuhan jaringan pada area genital atau anus yang di sebabkan oleh infeksi HPV (human papilloma virus).

Menurut CDC, sebagian besar kutil anogenital di sebabkan oleh human papilloma virus (HPV) tipe 6 dan 11.

HPV (human papilloma virus) juga merupakan infeksi yang sangat umum dan dapat menular melalui kontak kulit ke kulit selama aktivitas seksual.

Kutil dapat muncul pada:

  • Penis dan kulit di sekitarnya.
  • Vulva.
  • Vagina.
  • Serviks.
  • Area sekitar anus.
  • Selangkangan.

Bentuknya dapat berupa benjolan kecil, beberapa benjolan sekaligus, atau pertumbuhan yang tampak menyerupai permukaan kembang kol.

Apa Itu Sifilis?

Sifilis merupakan infeksi menular seksual (IMS) yang di sebabkan oleh bakteri Treponema pallidum.

Berbeda dengan kutil kelamin, sifilis berkembang melalui beberapa tahap, yaitu:

  • Sifilis primer.
  • Sifilis sekunder.
  • Sifilis laten.
  • Sifilis tersier.

Pada tahap awal, sifilis sering di tandai dengan luka atau ulkus yang biasanya tidak terasa sakit di lokasi bakteri masuk ke tubuh.

Luka tersebut dapat sembuh sendiri, tetapi infeksinya belum tentu hilang.

Pada tahap sekunder, penderita dapat mengalami ruam pada tubuh, termasuk telapak tangan dan telapak kaki, serta gejala lain seperti demam, pembengkakan kelenjar getah bening, dan rasa lelah.

Tanpa pengobatan, sifilis dapat berkembang dan menyebabkan komplikasi pada organ tubuh. WHO memperkirakan sekitar 8 juta orang berusia 15 hingga 49 tahun memperoleh infeksi sifilis pada tahun 2022.

Perbedaan Ciri Kutil Kelamin dan Sifilis

Berikut perbedaannya:

1. Ciri kutil kelamin

Kutil kelamin biasanya muncul sebagai:

  • Benjolan kecil pada area genital.
  • Benjolan berwarna seperti kulit atau sedikit lebih gelap.
  • Permukaan dapat terasa kasar.
  • Dapat muncul satu atau berkelompok.
  • Beberapa kutil dapat menyerupai kembang kol.
  • Umumnya tidak menyebabkan nyeri.

Kutil juga dapat berukuran sangat kecil sehingga sulit terlihat.

2. Ciri sifilis

Sifilis memiliki pola gejala yang berbeda tergantung tahapnya.

a. Sifilis primer:

  • Luka pada area genital, anus, mulut, atau lokasi masuknya bakteri.
  • Luka biasanya tidak terasa sakit.
  • Luka dapat sembuh tanpa pengobatan.

b. Sifilis sekunder:

  • Ruam pada kulit.
  • Ruam dapat mengenai telapak tangan dan telapak kaki.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Demam.
  • Sakit tenggorokan.
  • Lemas.
  • Rambut rontok pada sebagian penderita.

Karena gejala sifilis dapat menghilang sementara, seseorang mungkin merasa sudah sembuh padahal bakteri masih berada di dalam tubuh.

Apakah Kutil Kelamin dan Sifilis Sama-sama Menular?

Ya, keduanya dapat menular melalui aktivitas seksual.

HPV (human papilloma virus) dapat menyebar melalui kontak kulit ke kulit pada area genital, sedangkan sifilis dapat menular melalui kontak langsung dengan luka atau luka sifilis selama aktivitas seksual.

Karena itu, penggunaan kondom (pengaman atau pelindung) dapat membantu menurunkan risiko penularan IMS (infeksi menular seksual), tetapi tidak selalu memberikan perlindungan penuh karena area yang terinfeksi dapat berada di luar area yang tertutup kondom (pengaman atau pelindung).

CDC menjelaskan bahwa sifilis dapat di tularkan melalui kontak langsung dengan luka sifilis selama aktivitas seksual.

Bagaimana Cara Membedakan Kutil Kelamin dan Sifilis?

Jangan hanya mengandalkan bentuk benjolan atau luka.

Dokter ahli dapat melakukan pemeriksaan berdasarkan:

1. Pemeriksaan fisik

Dokter ahli akan melihat lokasi, bentuk, jumlah, dan karakteristik luka.

Pada kutil kelamin yang khas, diagnosis sering dapat di lakukan melalui pemeriksaan visual.

Namun, beberapa luka lain dapat menyerupai kutil sehingga pemeriksaan dokter ahli tetap penting.

2. Pemeriksaan darah

Untuk sifilis, dokter ahli biasanya menggunakan pemeriksaan serologi seperti RPR atau VDRL, yang dapat di kombinasikan dengan tes treponemal untuk membantu memastikan diagnosis.

3. Pemeriksaan tambahan

Jika bentuk luka tidak khas atau dokter ahli mencurigai kondisi lain, pemeriksaan tambahan dapat di lakukan.

Dengan demikian, tes sifilis tidak dapat di gunakan untuk mendiagnosis HPV (human papilloma virus), begitu pula sebaliknya.

Pemeriksaan harus di sesuaikan dengan kondisi yang di curigai.

Apakah Kutil Kelamin Bisa Menjadi Sifilis?

Tidak. Kutil kelamin di sebabkan oleh HPV (human papilloma virus), sedangkan sifilis di sebabkan oleh Treponema pallidum.

Kutil kelamin tidak berubah menjadi sifilis. Namun, seseorang bisa mengalami lebih dari 1 IMS (infeksi menular seksual) secara bersamaan.

Misalnya, seseorang dapat mengalami HPV (human papilloma virus) sekaligus sifilis.

Karena itu, apabila terdapat kelainan pada area genital setelah aktivitas seksual berisiko, dokter mungkin menyarankan pemeriksaan untuk beberapa jenis IMS (infeksi menular seksual) sesuai faktor risikonya.

Apakah Sifilis Bisa Menyebabkan Benjolan?

Sifilis biasanya tidak menyebabkan kutil seperti HPV (human papilloma virus).

Namun, sifilis dapat menyebabkan luka, ruam, atau perubahan kulit yang mungkin terlihat seperti benjolan atau kelainan kulit tertentu.

Karena beberapa penyakit kulit dapat memiliki penampilan yang mirip, sebaiknya jangan mencoba menentukan diagnosis sendiri berdasarkan foto atau pencarian internet.

Pengobatan Kutil Kelamin dan Sifilis Berbeda

Perbedaan berikutnya adalah cara penanganannya.

1. Pengobatan kutil kelamin

Tujuan pengobatan adalah menghilangkan kutil yang terlihat.

Dokter ahli dapat memilih terapi berdasarkan ukuran, lokasi, jumlah, dan kondisi pasien.

Pilihan terapi dapat meliputi obat-obatan topikal tertentu atau tindakan seperti krioterapi, eksisi, atau metode lainnya.

Namun, terapi tersebut tidak selalu menghilangkan HPV (human papilloma virus) dari tubuh, sehingga kutil dapat muncul kembali (kambuh).

2. Pengobatan sifilis

Sifilis dapat di sembuhkan menggunakan antibiotik yang sesuai dengan stadium infeksi.

Pengobatan ini merupakan terapi utama untuk banyak bentuk sifilis.

CDC memberikan regimen yang berbeda berdasarkan stadium sifilis.

Karena itu, pasien tidak sebaiknya menentukan sendiri jumlah suntikan atau dosis obat-obatan.

Kapan Harus ke Dokter Ahli?

Segera lakukan pemeriksaan jika Anda mengalami:

  • Benjolan atau kutil pada area genital.
  • Luka genital yang tidak di ketahui penyebabnya.
  • Luka yang tidak terasa sakit tetapi tidak biasa.
  • Ruam pada tubuh, terutama telapak tangan atau kaki.
  • Gatal atau perubahan kulit pada area genital.
  • Cairan yang tidak biasa dari vagina atau penis.
  • Nyeri saat kencing.
  • Memiliki pasangan seksual yang di diagnosis IMS (infeksi menular seksual).
  • Pernah melakukan hubungan seksual dengan risiko penularan IMS (infeksi menular seksual).

Jangan menunggu sampai gejala semakin parah.

Beberapa IMS (infeksi menular seksual) dapat berlangsung tanpa gejala yang jelas.

Bagaimana Mencegah Kutil Kelamin dan Sifilis?

Beberapa langkah dapat membantu mengurangi risiko:

  • Gunakan kondom (pengaman atau pelindung) secara konsisten dan benar.
  • Hindari berganti-ganti pasangan seksual.
  • Lakukan pemeriksaan IMS (infeksi menular seksual) jika memiliki faktor risiko.
  • Jangan melakukan hubungan seksual ketika terdapat luka atau lesi genital yang belum di ketahui penyebabnya.
  • Pertimbangkan vaksinasi HPV (human papilloma virus) sesuai rekomendasi tenaga kesehatan.

Vaksin HPV (human papilloma virus) dapat membantu mencegah infeksi HPV (human papilloma virus) tertentu yang menyebabkan sebagian besar kutil kelamin serta beberapa jenis kanker terkait HPV (human papilloma virus).

Kesimpulan

Perbedaan kutil kelamin dan sifilis terutama terletak pada penyebab dan karakteristik penyakitnya. Kutil kelamin di sebabkan oleh HPV (human papilloma virus) dan umumnya terlihat sebagai benjolan atau pertumbuhan pada area genital.

Sementara itu, sifilis di sebabkan oleh bakteri Treponema pallidum dan dapat menyebabkan luka tanpa nyeri pada tahap awal serta ruam pada tahap berikutnya. Meski demikian, penampilan luka saja tidak selalu cukup untuk memastikan diagnosis.

Pemeriksaan medis membantu menentukan apakah keluhan di sebabkan oleh HPV (human papilloma virus), sifilis, atau kondisi lain. Jika Anda menemukan benjolan, kutil, luka, atau perubahan kulit pada area genital, jangan menunda pemeriksaan.

Klinik Apollo Jakarta dapat membantu melakukan konsultasi, pemeriksaan sesuai indikasi, serta menentukan penanganan yang tepat berdasarkan penyebabnya dengan mengutamakan privasi pasien. Segera konsultasikan keluhan Anda untuk mendapatkan diagnosis yang lebih jelas, pilihan pengobatan yang sesuai, dan langkah pencegahan agar risiko komplikasi maupun penularan dapat di minimalkan.

Ditinjau secara medis oleh Tim Medis Klinik Apollo Jakarta

About the Author: Yulia

Yulia
Yulia adalah seorang Content Writer di Klinik Apollo yang sudah berkecimpung di dunia kesehatan penyakit kelamin sejak tahun 2017.