Buah Zakar Nyeri Sebelah Akibat Infeksi? Kenali Tanda-Tandanya

Ilustrasi Buah Zakar Nyeri Sebelah.
Categories: Andrologi

Klinik ApolloBuah zakar nyeri sebelah sering kali membuat pria panik dan khawatir.

Kondisi ini tidak boleh di anggap sepele, karena bisa menjadi tanda adanya infeksi serius pada organ reproduksi pria.

Nyeri yang muncul di 1 sisi testis dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan berisiko menimbulkan komplikasi bila tidak segera di tangani.

>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<

Apakah Nyeri Buah Zakar Sebelah Bisa Disebabkan Infeksi?

Ya, salah 1 penyebab paling umum dari buah zakar nyeri sebelah adalah infeksi.

Infeksi ini dapat menyerang testis (orkitis), epididimis (epididimitis), atau saluran reproduksi lainnya.

Biasanya infeksi di sebabkan oleh bakteri, termasuk bakteri dari penyakit menular seksual (PMS), atau infeksi saluran kemih (ISK) yang menyebar.

Tanda-Tanda Buah Zakar Nyeri Sebelah Akibat Infeksi

Jika nyeri di sebabkan oleh infeksi, biasanya disertai dengan beberapa gejala berikut:

  • Nyeri pada 1 sisi testis yang semakin terasa saat di sentuh.
  • Pembengkakan dan kemerahan pada buah zakar.
  • Rasa panas di area skrotum.
  • Demam dan tubuh lemas.
  • Nyeri saat kencing atau ejakulasi.
  • Keluar cairan tidak normal (abnormal) dari penis.
  • Buah zakar terasa lebih berat dari biasanya.

Jika gejala-gejala ini muncul bersamaan, kemungkinan besar nyeri di sebabkan oleh infeksi yang membutuhkan pengobatan medis segera.

Bahaya Jika Tidak Segera Diobati

Buah zakar nyeri sebelah akibat infeksi yang di biarkan dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius, seperti:

  • Infeksi menyebar ke organ reproduksi lain.
  • Nyeri kronis berkepanjangan.
  • Gangguan produksi sperma.
  • Risiko infertilitas (kemandulan).
  • Kerusakan permanen pada testis.

Semakin lama pengobatan di tunda, semakin besar risiko kerusakan organ reproduksi.

>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<

Cara Mengatasi Buah Zakar Nyeri Sebelah Akibat Infeksi

Penanganan harus di sesuaikan dengan penyebab infeksinya.

Umumnya dokter akan melakukan:

  • Pemeriksaan fisik dan penunjang.
  • Tes laboratorium untuk memastikan jenis infeksi.
  • Pemberian obat-obatan sesuai penyebab (bakteri atau infeksi lainnya).
  • Anjuran istirahat dan perawatan tambahan bila di perlukan.

❗ Hindari mengobati sendiri tanpa diagnosis, karena salah obat-obatan dapat memperparah kondisi.

Kapan Harus ke Dokter Ahli?

Segera periksakan diri ke dokter ahli jika:

  • Nyeri berlangsung lebih dari 1 hingga 2 hari.
  • Di sertai pembengkakan, demam, atau cairan tidak normal (abnormal).
  • Nyeri semakin parah atau mengganggu aktivitas.

Buah zakar nyeri sebelah akibat infeksi adalah kondisi serius yang tidak boleh di abaikan.

Mengenali tanda-tandanya sejak dini dapat membantu mencegah komplikasi berbahaya, termasuk gangguan kesuburan.

Pemeriksaan dan pengobatan yang tepat adalah kunci utama untuk pemulihan yang aman dan tuntas.

Baca juga: Testis Besar Sebelah Kanan: Faktor Risiko dan Penanganannya

Solusi Tepat Atasi Buah Zakar Nyeri Sebelah di Klinik Apollo

Buah Zakar Nyeri Sebelah Akibat Infeksi? Kenali Tanda-Tandanya sejak dini agar tidak berujung pada masalah serius. Nyeri pada 1 sisi buah zakar bisa menjadi tanda infeksi pada testis atau saluran reproduksi yang sering di sertai pembengkakan, kemerahan, demam, nyeri saat kencing, hingga gangguan kesuburan bila di biarkan.

Di Klinik Apollo Jakarta, penanganan di lakukan oleh dokter ahli atau spesialis berpengalaman dengan pemeriksaan akurat, pengobatan modern, aman, dan privasi pasien terjaga, sehingga terapi di berikan tepat sesuai penyebabnya.

Jangan menunda hingga kondisi makin parah, segera konsultasi dan dapatkan penanganan tuntas untuk buah zakar nyeri sebelah di Klinik Apollo Jakarta sekarang juga!

Segera hubungi kami melalui WhatsApp di nomor 0812-1230-6882 atau kunjungi kontak kami di website untuk informasi lebih lanjut.

About the Author: Yulia

Yulia
Yulia adalah seorang Content Writer di Klinik Apollo yang sudah berkecimpung di dunia kesehatan penyakit kelamin sejak tahun 2017.