Penyebab Infeksi Radang Panggul Akibat Infeksi Menular Seksual

Klinik Apollo – Ketahui penyebab infeksi radang panggul (PID) pada wanita akibat IMS (infeksi menular seksual).
Infeksi radang panggul (Pelvic Inflammatory Disease atau PID) merupakan kondisi serius yang menyerang organ reproduksi wanita, seperti rahim, tuba falopi, dan ovarium.
Salah 1 penyebab utama infeksi radang panggul adalah infeksi menular seksual (IMS) yang tidak di tangani dengan tepat.
Kondisi ini sering kali berkembang secara perlahan tanpa di sadari, namun dapat menimbulkan komplikasi berbahaya jika terlambat di obati.
>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<
- Apa Itu Infeksi Radang Panggul?
- Hubungan IMS dengan Radang Panggul
- IMS yang Paling Sering Menyebabkan PID
- Faktor yang Meningkatkan Risiko PID
- Gejala Infeksi Radang Panggul
- Bahaya Jika Radang Panggul Tidak Diobati
- Pencegahan Infeksi Radang Panggul
- Solusi Tepat Atasi Infeksi Radang Panggul di Klinik Apollo
Apa Itu Infeksi Radang Panggul?
Infeksi radang panggul adalah peradangan pada organ reproduksi bagian atas wanita yang terjadi akibat penyebaran bakteri dari vagina atau leher rahim.
Penyakit ini dapat menyebabkan nyeri panggul kronis, gangguan kesuburan, hingga kehamilan ektopik jika tidak segera di tangani.
Hubungan IMS dengan Radang Panggul
Sebagian besar kasus infeksi radang panggul berawal dari infeksi menular seksual (IMS), terutama yang tidak menunjukkan gejala jelas pada tahap awal.
Bakteri penyebab IMS (infeksi menular seksual) dapat naik ke saluran reproduksi bagian atas dan menyebabkan peradangan serius.
IMS yang Paling Sering Menyebabkan PID
Beberapa jenis IMS (infeksi menular seksual) yang berisiko tinggi memicu radang panggul antara lain:
1. Klamidia
Infeksi klamidia sering tidak menimbulkan gejala, sehingga banyak penderita tidak menyadari telah terinfeksi.
Jika tidak di obati, bakteri klamidia dapat menyebar dan menyebabkan radang panggul.
2. Gonore (Kencing Nanah)
Gonore atau kencing nanah merupakan salah 1 penyebab utama infeksi radang panggul.
Infeksi ini dapat menyebar dengan cepat dan menimbulkan peradangan hebat pada organ reproduksi.
3. Infeksi Bakteri Lainnya
Selain klamidia dan gonore (kencing nanah), bakteri lain yang masuk melalui hubungan seksual berisiko juga dapat memicu radang panggul, terutama jika daya tahan tubuh menurun.
Faktor yang Meningkatkan Risiko PID
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi radang panggul akibat IMS (infeksi menular seksual) meliputi:
- Hubungan seksual tanpa pengaman (kondom atau pelindung).
- Berganti-ganti pasangan seksual.
- Riwayat infeksi menular seksual (IMS) sebelumnya.
- Penundaan pengobatan saat muncul gejala.
- Kebersihan area intim yang kurang tepat.
Semakin lama infeksi menular seksual (IMS) tidak di tangani, semakin besar risiko penyebarannya ke organ reproduksi bagian atas.
>> Konsultasi Online Gratis di Sini <<
Gejala Infeksi Radang Panggul
Gejala radang panggul dapat bervariasi, mulai dari ringan hingga berat, antara lain:
- Nyeri di perut bagian bawah atau panggul.
- Keputihan tidak normal (abnormal) dan berbau.
- Nyeri saat berhubungan intim.
- Nyeri atau perih saat kencing.
- Demam atau kelelahan.
Pada beberapa kasus, radang panggul tidak menunjukkan gejala jelas hingga komplikasi terjadi.
Bahaya Jika Radang Panggul Tidak Diobati
Infeksi radang panggul yang di biarkan tanpa penanganan dapat menyebabkan:
- Kerusakan permanen pada tuba falopi.
- Gangguan kesuburan atau kemandulan (infertilitas).
- Kehamilan ektopik.
- Nyeri panggul kronis.
- Infeksi berulang (kambuh).
Oleh karena itu, diagnosis dan pengobatan sejak dini sangat penting.
Pencegahan Infeksi Radang Panggul
Beberapa langkah pencegahan yang dapat di lakukan antara lain:
- Menggunakan pengaman (kondom atau pelindung) saat berhubungan seksual.
- Setia pada 1 pasangan seksual.
- Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
- Segera mengobati infeksi menular seksual (IMS).
- Tidak menunda konsultasi medis saat muncul keluhan.
Penyebab infeksi radang panggul akibat infeksi menular seksual (IMS) tidak boleh di anggap sepele.
IMS (infeksi menular seksual) yang tidak di tangani dengan benar dapat menyebar dan menimbulkan peradangan serius pada organ reproduksi wanita.
Dengan pemeriksaan rutin, pengobatan tepat, dan pencegahan yang baik, risiko radang panggul dapat di minimalkan dan kesehatan reproduksi tetap terjaga.
Baca juga: Ciri Radang Panggul (PID): Gejala Awal Perlu Segera Ditangani
Solusi Tepat Atasi Infeksi Radang Panggul di Klinik Apollo
Penyebab Infeksi Radang Panggul Akibat Infeksi Menular Seksual (IMS) perlu di waspadai karena IMS (infeksi menular seksual) yang tidak di tangani dapat menyebar ke organ reproduksi dan berisiko menyebabkan nyeri panggul kronis, gangguan kesuburan, hingga komplikasi serius.
Di Klinik Apollo Jakarta, penanganan radang panggul di lakukan melalui pemeriksaan medis akurat, di tangani oleh dokter ahli berpengalaman, menggunakan terapi modern yang tepat sasaran, serta dengan privasi pasien terjaga sepenuhnya.
Jangan menunda hingga kondisi semakin parah, segera konsultasikan dan dapatkan pengobatan radang panggul yang aman dan efektif di Klinik Apollo Jakarta sekarang juga demi kesehatan reproduksi Anda.
Segera hubungi kami melalui WhatsApp di nomor 0812-1230-6882 atau kunjungi kontak kami di website untuk informasi lebih lanjut.








