Klinik Apollo

Klinik kulit dan kelamin

 

 

Penyakit Menular Seksual diantaranya merupakan Penyakit Gonore, Sipilis ataupun Raja Singa, klamedia serta sebagainya. Penyakit tersebut dapat disebabkan oleh suatu infeksi, salah satunya adalah infeksi Bartolinitis. Apakah itu berbahaya? tentu saja sangat berbahaya, kalau tidak segera diobati akan sangat membahayakan jiwa seseorang bahkan berujung di dalam kematian.<<<mengetahui cara agar dapat mengobati infeksi bartolinitis, silahkan [klik link] klinik apollo>>>

infeksi bartilinitis di kemaluan wanita

 

Berikut ini akan kami jelaskan tentang infeksi Bartolinitis

Infeksi Bartolinitis adalah Infeksi pada kelenjar bartolin atau bartolinitis juga dapat menimbulkan pembengkakan pada alat kelamin luar. Biasanya, pembengkakan akan disertai dengan rasa nyeri hebat bahkan sampai tak bisa berjalan. Juga dapat disertai demam, seiring pembengkakan pada kelamin yang memerah.

 

Infeksi bartolinitis, nyeri dan bengkak di kelamin wanita

Bartolinitis adalah Infeksi di dalam kelenjar bartolin atau bartolinitis juga dapat menimbulkan pembengkakan pada alat kelamin luar. Infeksi ini dapat kemudian menyumbat mulut kelenjar tempat diproduksinya cairan pelumas vagina.<<<lebih cepat maka jauh baik jangan tunggu nanti, bersegeralah melakukan pengobatan di [Klinik Apollo]

 

Pencegahan infeksi bartolinitis

  • Hindari dari melakukan hubungan seksual berganti-ganti pasangan. Ingat, kuman juga bisa berasal dari pasangan anda.
  • Biasakan membersihkan alat kelamin setelah berhubungan seksual. Hindari dari mengenakan celana ketat, karena dapat memicu kelembapan pada organ vital. Pilih pakaian dalam dari bahan yang menyerap keringat agar dalam daerah vital selalu dapat kering.
  • Berhati-hatilah saat anda menggunakan toilet umum. Siapa tahu, ada penderita radang yang menggunakannya sebelum anda.

 

Tanda  dan gejala

  1. Pada pemeriksaan vulva terdapat massa berfluktuasi berbatas tegas, steris, lunak sangat nyeri.
  2. Benjolan dispareunia, terasa berat dan mengganggu koitus.
  3. Kebanyakan wanita penderita datang dengan keluhan keputihan,gatal, sakit saat buang air dan    terdapat benjolan di sekitar alat kelamin.
  4. Abses pada daerah kelamin.
  5. Pemeriksaan fisik di temukan cairan mukoid berbau dan bercampur darah.

 

Penyebab penyakit bartolinitis?

  1. Mulai dari chlamydia, gonorrhea, dan sebagainya. Infeksi ini kemudian menyumbat muliut kelenjar tempat diproduksinya cairan pelumas vagina.
  2. Infeksi alat kelamin wanita bagian bawah biasanya disebabkan oleh virus kondiloma akuminata dan herpes simplek, jamur kandida albikan, protozoa amobiasis dan trikomoniasis dan bakteri neiseria gonore.<<<mungkin anda bertanya apa yang menjadi penyebab infeksi bartolinitis tersebut, [klik link] >>>

 

Bagaimana mengetahuinya? Untuk mendiagnosis kista bartholinitis?

Dokter akan melakukan serangkain pertanyaan dan pemeriksaan sebagai berikut :

  1. Menggali informasi tentang riwayat kesehatan anda selama ini.
  2. Melakukan pemeriksaan panggul.
  3. Mengambil sampel cairan sekresi dari miss v atau leher rahim untuk diuji di laboratorium guna mencari bakteri penyebab.
  4. Bagi wanita di atas 40 tahun, dokter juga akan merekomendasikan tes massa (biopsi) untuk memeriksa ada tidaknya sel-sel kanker.

 

Demikianlah artikel mengenai penyakit bartolinitis, semoga dapat membantu anda. Jika anda mengalami nya sebaiknya anda segera periksakan diri anda ke dokter, langsung datang ke Klinik kami, Klinik Apollo. Lakukanlah konsultasi medis langsung dengan dokter kami.

Untuk konsultasi medis secara online, anda dapat chat dengan konsultan-konsultan medis online kami dengan klik banner di bawah ini.