Klinik Apollo

Klinik kulit dan kelamin

 

 

Penularan dari ibu ke anak, terutama mengacu pada janin melalui infeksi saluran kelahiran atau infeksi intrauterin dengan ibu dari penyakit yang sama. Karena penyakit ini menyebar dari ibu ke keturunannya juga dikenal sebagai transmisi vertikal. HIV, sifilis, hepatitis B dan penyakit lainnya memiliki cara penularan ini. Dua yang pertama telah berbicara tentang HIV dan hepatitis B, hari ini untuk membicarakan sifilis. >>>langkah tepat atasi penyakit sipilis dengan Klinik Apollo>>> 

 

perempuan terinfeksi sifilis

Tentang sifilis

Sifilis dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan pesat, telah menjadi jumlah terbesar kasus kasus menular seksual yang dilaporkan. Sifilis yang dilaporkan, sifilis laten menyumbang mayoritas, satu atau dua sifilis juga lebih umum, sifilis kongenital melaporkan jumlah kasus juga meningkat.

 

Sifilis menyebar

Sifilis pada pasien dengan kulit, selaput lendir yang mengandung Treponema pallidum, tidak pada pasien sifilis pada pasien dengan kontak seksual, kulit atau selaput lendir jika sedikit kerusakan bisa sakit. Sangat sedikit yang bisa ditularkan melalui transfusi darah atau rute. Sifilis yang didapat (didapat) Sifilis dini merupakan sumber infeksi dan lebih dari 95% ditularkan melalui hubungan seks yang berbahaya atau tidak aman. ***Kosultasi kan kesehatan organ intim anda dengan tim medis online free kami>>> 

sipilis pada wanita tidak hanya membahayakan kesehatan ibu, tapi juga menyebabkan keguguran, lahir mati, kelahiran prematur, anak dengan berat lahir rendah, sifilis bawaan bayi.

 

Pertanyaan: Sifilis yang terinfeksi wanita tidak bisa melahirkan?

Jawabannya tentu saja ya, tapi untuk melahirkan bayi yang sehat, perlu mengikuti proses berikut spesifikasi operasi Oh!

1. Investigasi + diagnosis, pengobatan dini prognosis yang baik

Begitu wanita menemukan diri mereka terinfeksi sifilis, sebaiknya segera pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan anti-sifilis standar, kurangi risiko penularan sifilis ke janin. Perhatian khusus: wanita hamil untuk pertama kalinya menemukan infeksi sifilis positif mereka sendiri, harus pergi ke rumah sakit dan kemudian memeriksa darah untuk mengetahui apakah infeksi sifilis.

2. Bayi lahir untuk mencegah, lupakan virus incumbent

Setelah bayi lahir, dokter akan menguji tes serologis non-Treponema pallidum neonatal untuk menentukan apakah kebutuhan pengobatan profilaksis neonatal.  >>>jika anda memiliki pertanyaan, segera klik pada konsultasi ahli  online agar lebih nyaman<<< 

3. Asi masih merupakan hadiah terbaik untuk bayi

Ya, Anda tidak salah, bayi masih bisa menyusui setelah melahirkan. Ibu masih bisa memberikan anugerah pemberian surgawi.

4. Pemeriksaan rutin kesehatan

 

Bayi berusia minimal 3 bulan, berusia 6 bulan, 9 bulan, 12 bulan, 15 bulan, 18 bulan perlu melakukan tes serologi sifilis dan follow up sampai bayi menghilangkan infeksi sifilis. Jika bayi didiagnosis sebagai sifilis kongenital, Anda harus mengikuti program pengobatan sifilis kongenital untuk perawatan standar. >>>tips: membuat janji, silahkan klik [Online Service] atau telvon ke no kami: 021- 62303060

Treponema pallidum telah diberi resep pengobatan anti-sifilis, bisa dibersihkan, bisa menyembuhkan penyakit. Karena itu, begitu ditemukan infeksi sifilis, sebaiknya segera menjalani perawatan di rumah sakit secara teratur, pengobatan standar awal, untuk mencegah perkembangan penyakit ini memburuk.