Klinik Apollo

Klinik kulit dan kelamin

 

Selain HIV/AIDS, ada satu penyakit menular seksual lain yang jumlah penderitanya terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, yaitu gonore. Sama dengan penyakit seksual lainnya, penularan penyakit gonore mayoritas terjadi melalui hubungan seksual yang tidak aman dan berisiko tinggi.

 

Penyakit gonore merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri bernama Neisseria gonorrhoeae yang dapat tumbuh dan berkembang biak dengan mudah pada saluran reproduksi pria maupun wanita yang hangat dan lembab. Bakteri penyakit gonore akan menyerang alat kelamin, serviks atau mulut rahim pada wanita, saluran telur, saluran urin pada pria, serta mata dan tenggorokan.  

 

Bagaimana penularan penyakit gonore?

 

·         Hubungan seksual dengan penderita yang telah terinfeksi

 

Penularan penyakit gonore yang paling utama adalah melalui hubungan seksual. Hubungan seksual yang bisa menularkan gonore bisa berbentuk seks vaginal, anal, maupun seks oral. Perlu Anda ketahui bahwa tidak harus ada ejakulasi untuk penularan penyakit gonore, bakteri akan menular ketika kedua alat kelamin saling bersentuhan atau bergesekan.

Pada hubungan seks oral, gonore juga bisa ditularkan hanya melalui sentuhan jari pada cairan alat kelamin yang telah terinfeksi.

 

·         Wanita hamil yang menderita gonore kepada bayi dalam kandungngannya

 

Wanita yang sedang hamil sering tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi bakteri gonore. Hal ini disebabkan gejala gonore pada wanita hamil tidak spesifik, kalaupun ada, gejalanya sering dikira keluhan yang dapat terjadi dalam kehamilan biasa, seperti keputihan, pendarahan, atau muncul bercak darah pada vagina.

Apabila gonore pada wanita hamil tidak segera diobati, berbagai komplikasi kehamilan akan muncul. Contohnya kemungkinan keguguran kandungna, persalinan prematrur, ait ketuban pecah sebelum waktunya, infeksi pada lapisan dinding dalam rahim, dan kehamilan ektopik. Wanita hamil yang terinfeksi gonore juga akan lebih rentan terserang HIV dan penyakit menular seksual lainnya.

Penularan penyakit gonore pada wanita hamil akan terjadi kepada bayinya saat proses melahirkan. Bayi yang tertular gonore dapat mengalami konjungtivis, infeksi berat badan, radang sendi, infeksi kulit, dan meningitis.

 

Gejala Penyakit Gonore

 

Gejala gonore biasanya baru akan muncul setelah satu minggu seseorang terinfeksi dari pasangan seksualnya. Beberapa gejala gonore yang paling umum terjadi antara lain :

·         Keluar nanah yang berwarna putih susu, kekuningan, atau hijau dari alat kelamin penis maupun vagina

·         Sakit saat buang air kecil, dan diikuti dengan peningkatan frekuensi setiap harinya walaupun dalam jumlah yang sedikit

·         Sakit pada testis

·         Pembengkakan pada kulup

·         Pembengkakan pada vulva

·         Pada wanita, penderita gonore akan mengalami gejala demam, menstruasi yang lebih berat, dan pendarahan setelah berhubungan seksual

 

 

Diagnosa dan Penanganan Penyakit Gonore

 

Diagnosa penyakit gonore hanya bisa dilakukan dengan bantuan tim medis. Dokter akan melakukan pemeriksaan berdasarkan hasil tes dengan cara mengambil contoh cairan dari saluran kencing pria dan serviks pada wanita. Selain itu mungkin dokter juga akan melakukan pengecekan pada anus dan tenggorokan pasien apabila penularan penyakit gonore terjadi karena seks anal atau oral.

Gonore dapat disembuhkan jika dideteksi pada tahap awal, namun Anda tidak bisa melakukannya dengan pengobatan di rumah atau pembelian obat di apotek secara bebas. Anda harus berkonsultasi kepada dokter agar dokter bisa memberikan perawatan yang tepat dan sesuai dengan kondisi pasien.