Klinik Apollo

Klinik kulit dan kelamin

 

Hipogonadisme adalah kondisi pada pria dimana testis tidak dapat memproduksi hormon testosteron yang memadai. Hipogonadisme bisa sialami sejak janin berkembang di perut, sebelum masa puber, atau saat dewasa. Selain menurunkan libido, hipogonadisme juga bisa mengakibatkan infertilitas karena adanya masalah produksi sperma di dalam testis.

Hipogonadisme merupakan penurunan fungsi testis yang penyebabnya adalah gangguan interaksi hormone androgen dan testosterone. Hipogonadisme muncul jika didapatkan konsentrasi hormone testosteron yang rendah atau kerja hormon testosteron yang tidak adekuat. Hipogonadisme dapat muncul sejak masa pertumbuhan di dalam kandungan, masa kanak-kanak sebelum pubertas hingga dewasa. Itulah mengapa bisa menunjukkan manifestasi klinis yang berbeda-beda.

 

 

Gejala

1. Hipogonadisme yang terjadi selama perkembangan janin

  • Muncul alat kelamin wanita.
  • Pada pria alat kelaminnya berbentuk kurang sempurna.
  • Alat kelamin tidak jelas antara wanita atau pria.

2. Hipogonadisme yang terjadi saat puber

  • Suara kurang mendalam
  • Massa otot menurun
  • Pertumbuhan rambut terganggu
  • Kaki dan lengan tumbuh berlebihan
  • Munculnya jaringan payudara
  • Pertumbuhan penis dan testikel terganggu

3. Hipogonadisme yang terjadi saat dewasa

  • Mandul
  • Disfungsi ereksi
  • Susah konsentrasi
  • Kelelahan
  • Penurunan gairah seksual
  • Hilangnya massa tulang
  • Rambut tubuh seperti jambang menurun
  • Munculnya jaringan payudara

Silahkan hubungi kami dan konsultasikan masalah penyakit yang anda derita, penyakit yang anda derita Sembuh dalam waktu yang relatif singkat. Jika ingin info lebih lanjut, hubungi call center kami secara langsung via SMS ataupun Telepon.