Klinik Apollo

Klinik kulit dan kelamin

 

Disfungsi ereksi atau yang biasa dikenal dengan impotensi adalah ketika seorang pria tidak bisa mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang memungkinkan aktivitas seksual dengan penetrasi. Ini bukan penyakit, tetapi gejala dari beberapa masalah lain, baik fisik maupun psikologis atau campuran keduanya.

Disfungsi ereksi sangat umum dan menjadi lebih umum saat pria menua. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa setidaknya satu dari lima pria yang berusia di atas 40 tahun memiliki masalah ereksi dan sekitar satu dari sepuluh pria benar-benar tidak dapat memiliki ereksi. Dengan bertambahnya usia, kemungkinan mengalami masalah ereksi meningkat.

 

 >>>bagaimana cara penanganan disfungsi ereksi? [klik disini berkonsultasi]<<<

 

Apa yang menyebabkan disfungsi ereksi?

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kemampuan pria untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi dan beberapa faktor mungkin hadir pada satu waktu. Umumnya ada kombinasi faktor fisik dan psikologis. Kadang-kadang tidak ada alasan yang jelas untuk disfungsi ereksi. Namun, sebagian besar kasus disfungsi ereksi dipenyebabkan oleh fisik.

 
Penyebab utama disfungsi ereksi antara lain adalah:                   
·        Penyakit vaskular (pembuluh darah) 
Ereksi terjadi ketika darah terkumpul di batang penis. Penyakit vaskular dapat membatasi jumlah darah yang mengalir ke atau tinggal di penis. Keduanya dapat menyebabkan masalah dengan ereksi.
 
·        Kerusakan saraf                    
Syaraf harus bekerja normal untuk seorang pria untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi. Saraf dapat rusak oleh diabetes, multiple sclerosis, operasi prostat atau kerusakan pada sumsum tulang belakang.
 
·        Faktor psikologis 
Masalah psikologis seperti depresi, kecemasan, rasa bersalah atau ketakutan terkadang dapat menyebabkan masalah seksual. 
 
·        Obat  
Banyak obat yang menyebabkan masalah dengan fungsi seksual. Ini termasuk obat untuk tekanan darah tinggi, depresi, penyakit jantung dan kanker prostat.
 
·        Masalah hormonal 
Tingkat abnormal hormon tertentu dapat mengganggu ereksi dan dorongan seksual. Masalah hormonal, seperti tingkat testosteron yang rendah, adalah penyebab impotensi yang tidak umum.

>>>ingin mengetaui penyebab disfungsi ereksi lebih lanjut? [klik disini berkonsultasi]<<< 

Gejala disfungsi ereksi antara lain adalah: 
Disfungsi ereksi ditandai dengan alat kelamin tidak selalu berhasil mencapai ereksi, atau tidak bisa mencapai ereksi. Namun, disfungsi ereksi tidak hanya mengacu pada ketidakmampuan untuk mencapai penis yang ereksi. Gejalanya juga bisa termasuk berjuang untuk mempertahankan ereksi cukup lama untuk menyelesaikan hubungan atau ketidakmampuan untuk ejakulasi.

 

Apa saja bahaya disfungsi ereksi?

Disfungsi ereksi dapat menciptakan banyak masalah dalam hidup bagi penderitanya, seperti:
·        Dapat mengurangi harga diri seseorang
·        Menyebabkan stres atau kecemasan
·        Mengarah ke kehidupan seks yang tidak memuaskan 
·        Membuat pria mengalami infertilitas (mandul), karena menyebabkan sulitnya sperma bertemu dengan sel telur

 

Konsultasikan keluhan Anda di Klinik Apollo

Jika Mengalami impotensi, Anda dapat berkonsultasi dengan Klinik Apollo, untuk membatu mengatasi keluhan yang Anda derita saat ini.

Klinik Apollo adalah Klinik Spesialis Kulit Dan Kelamin, yang berada di jakarta, Klinik modern yang memiliki peralatan medis yang modern serta ditangani langsung oleh dokter yang berpengalaman dalam bidangnya. Privasi pasien terjaga serta biaya penanganan yang terjangkau.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyakit disfungsi ereksi, atau Anda memiliki keluhan lainnya silahkan hubungi hotline kami di nomor 0812-3388-1616.