Klinik Apollo

Klinik kulit dan kelamin

 

Ejakulasi dini merupakan kondisi saat pria mengalami orgasme dan mengeluarkan sperma setelah melakukan aktivitas seksual atau mengalami stimulasi penis dalam waktu yang sangat singkat. Banyak pria yang mengalami ejakulasi dini merasa malu, frustasi, marah dan khawatir ketika ejakulasi dini terjadi bahkan sebelum penis penetrasi ke vagina. Akibatnya, pria cenderung menghindar terlibat dalam hubungan seksual, dan dapat mengganggu kualitas hubungan yang mempengaruhi kesuburan secara tidak langsung.

 

 

Gejala-gejala umum yang terjadi pada pria yang terkena ejakulasi dini antara lain:

 

·         Tidak mampu menunda atau menahan ejakulasi dalam waktu satu menit setelah penis melakukan penetrasi ke vagina

·         Mengalami ejakulasi dini hampir pada semua hubungan seksual yang dilakukan

·         Mengalami ejakulasi dini saat pria melakukan masturbasi

·         Rasa tidak percaya diri terhadap kemampuan seksual yang dimiliknya

·         Merasa kehilangan gairah dalam berhubungan seksual

 

 

>>> Konsultasi Mengenai Gejala Ejakulasi Dini? Klik Disini <<<

 

Apa saja penyebab pria terkena ejakulasi dini?

 

Ejakulasi dini yang dialami oleh pria dapat disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu faktor fisiologis dan faktor psikologis.

Faktor fisiologis yang dapat menyebabkan ejakulasi dini meliputi :

·         Hormon dalam tubuh dalam kondisi tidak normal

·         Neurotransmitter yang abnormal pada otak

·         Mengalami gangguan pada tiroid

·         Adanya peradangan dan infeksi pada prostat dan uretra

·         Penis terlalu sensitif terhadap sentuhan

·         Karena faktor genetik

·         Mengalami kerusakan saraf karena operasi

 

Sedangkan untuk faktor psikologis biasanya dipengaruhi oleh :

·         Stress

·         Gangguan kecemasan

·         Rasa tidak percaya diri terhadap kemampuan seksual

·         Adanya gangguan keharmonisan hubungan dengan pasangan

 

Tidak sedikit pria yang terkena ejakulasi dini memiliki gangguan keharmonisan dengan pasangannya, dan bahkan terkadang pria memilih menolah utnuk melakukan hubungan seksual karena merasa tidak pecaya diri dengan gairah dan kemampuan seksualnya.

Selain dapat mempengaruhi keharmonisan hubungan dengan pasangan, lalu apakah ejakulasi dini juga berdampak pada kesuburan pria? Berikut penjelasannya.

 

Beberapa pendapat dokter ahli mengenai ejakulasi dini dan kesuburan pria :

 

1.      Ejakulasi dini tidak berdampak pada gangguan kesuburan. Kesuburan pasangan muda perlu dipertimbangkan kedua belah pihak, yaitu kondisi kesehatan reproduksi suami dan juga istri.

Ejakulasi dini namun dengan kualitas sperma yang baik akan membuahi sel telur yang sehat. Untuk mengetahui kualitas sperma Anda, perlu dilakukan dengan dokter andrologi dan pemeriksaan laboratorium.

 

2.      Sperma hasil ejakulasi dini kualitasnya perlu dilakukan analisa dan pemeriksaan laboratorium, baik berupa kondisi visual sperma dan juga kondisi sel sperma secara mikroskopik.

Jadi, bukan karena ejakulasi dini, namun hal yang dapat mempengaruhi kesuburan pria adalah kualitas sperma yang dihasilkan.

 

3.      Jumlah atau volume sperma yang dihasilkan saat pria mengalami ejakulasi juga memberikan pengaruh pembuahan yang lebih banyak. Biasanya 1,5 sampai 5 cc dalam satu kali ejakulasi dengan ciri sperma yang putih, berbau khas, kental, dan sel sperma yang sehat.

 

 

>>> Konsultasi Lengkap Mengatasi Ejakulasi Dini? Klik Disini <<<