Klinik Apollo

Klinik kulit dan kelamin

 

 

Apa Itu Vaginitis?

Vaginitis adalah radang pada vagina. Pada wanita pramenopause, infeksi adalah penyebab paling umum. Setelah menopause, tingkat estrogen yang rendah menyebabkan vaginitis atrofi. Vaginitis juga bisa menjadi hasil reaksi alergi terhadap bahan kimia.

 berapa lama vaginitis dapat sebuh

Beberapa infeksi vaginitis yang memiliki penyebab berbeda:

Bakteri Vaginosis adalah perubahan jenis bakteri yang biasanya hidup di dalam vagina, dan ini adalah penyebab paling umum dari keputihan yang abnormal atau bau vagina yang tidak menyenangkan. Pada bakteri vaginosis, bakteri lactobacillus normal digantikan oleh bakteri lain, termasuk, Prevotella, Mobiluncus, G. Vaginalis, dan Mycoplasma hominis. Alasan pasti untuk perubahan ini tidak diketahui. Pada wanita hamil, vaginosis bakteri dapat meningkatkan risiko persalinan prematur.

Infeksi Vagina Candida, juga disebut infeksi ragi vagina, biasanya disebabkan oleh jamur Candida Albicans. Selama seumur hidup, 75% dari wanita cenderung memiliki setidaknya 1 infeksi vagina candida.

Trichomonas vaginitis, juga disebut trikomoniasis, adalah penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh organisme bersel satu mikroskopik yang disebut Trichomonas vaginalis. Trichomonas menyebabkan radang pada vagina, leher rahim dan uretra pada wanita. Pada wanita hamil, infeksi Trichomonas juga dapat meningkatkan risiko pecahnya selaput ketuban dan persalinan prematur.

 

Gejala Vaginosis

 

1. Bakteri vaginosis - Vaginosis bakteri menyebabkan kelopak mata putih keabu-abuan yang abnormal dengan bau vagina yang         berbau busuk.

2. Vaginitis Candida - Vaginitis Candida dapat menyebabkan gejala berikut:

  • Gatal vagina atau nyeri.
  • Keputihan yang sangat kental.
  • Terasa seperti terbakar dan tidak nyaman di sekitar lubang vagina, terutama jika urine menyentuh daerah tersebut.
  • Nyeri atau ketidaknyamanan saat melakukan hubungan seksual.

3. Trichomonas - Pada wanita, organisme Trichomonas bisa hidup di vagina selama bertahun-tahun tanpa menimbulkan gejala            apapun. Jika gejala terjadi, mereka bisa menimbulkan:

  • Cairan keputihan berwarna kuning-hijau dan berbau busuk.
  • Nyeri vagina atau gatal.
  • Iritasi dan pembengkakan di sekitar lubang vagina.
  • Ketidaknyamanan di perut bagian bawah.
  • Nyeri vagina saat melakukan hubungan seksual.
  • Terasa seperti terbakar dan merasa ketidaknyamanan saat buang air kecil.
  • Gejalanya bisa lebih buruk selama periode menstruasi.

Waktu perawatan

Perawatan yang tepat akan menyembuhkan hingga 90% infeksi vagina dalam dua minggu atau kurang atau dalam beberapa hari, tergantung pada jenis vaginitis yang dialami. Infeksi vagina yang tidak diobati bisa berlangsung selama bertahun-tahun dengan menimbulkan gejala ataupun tidak.

Jika anda merasakan gejala dan kekhawatiran yang anda rasakan, segera menghubungi dokter anda. Segala penyakit kecil yang awalnya tidak begitu berbahaya untuk kesehatan tubuh kita jika tidak dilakukan pengobatan atau pencegahan maka akan semakin memperburuk kesehatan kita.

Apabila anda membutuhkan pengobatan serta pencegahan untuk vaginitis silahkan lakukan pengobatan di Klinik Apollo Jakarta. Klinik Spesialis Penyakit Kulit dan Kelamin yang terbaik yang ada di jakarta akan membantu anda menyembuhkan penyakit vaginitis yang anda alami.

 

 

Klinik Apollo sangat mengutamakan kenyamanan pasien saat melakukan pengobatan serta konsultasi. Bila anda membutuhkan informasi lebih lanjut silahkan menghubungi Klinik Apollo 021-62303060, Kesehatan anda adalah Harapan Bagi Kami.