Gonore atau kencing nanah umumnya menyerang bagian alat kelamin atau saluran reproduksi  penderitanya. Namun jika bakteri ini ditularkan melalui seks oral, akan muncul gejala gonore sakit tenggorokan pada orang yang terinfeksi. Gejala gonore pada tenggorokan biasanya akan dirasakan sekitar 7 hingga 21 hari setelah kontak dengan cairan dari pasangan yang telah terkontaminasi bakteri gonore. Bakteri ini akan menyebabkan radang, pembentukan nanah, dan juga nyeri yang tak tertahankan di tenggorokan.

 

              >>>   Ingin Mengetahui Gejala Lengkap Penyakit Gonore?  Klik Disini <<<

 

 

 

Gejala Gonore Pada Tenggorokan Akibat Seks Oral

 

Orang yang terinfeksi penyakit gonore kerap kali tidak sadar jika dirinya telah tertular bakteri penyakit menular seksual tersebut. Hal ini disebabkan gejala gonore pada tenggorokan sering dikira sebagai gejala penyakit biasa, bahkan pada beberapa kasus tidak ditemukan gejala yang spesifik.

 

Beberapa gejala gonore yang muncul akibat seks oral antara lain :

·         Sakit tenggorokan setelah melakukan seks oral

·         Sakit tenggorokan pada saat menelan

·         Tenggorokan berubah menjadi kemerahan

·         Muncul bercak-bercak putih pada tenggorokan

 

 

Penularan Gonore Melalui Seks Oral

 

Seks oral merupakan bentuk seks yang sudah banyak dilakukan oleh pasangan yang ingin melakukan seks dalam sensasi yang berbeda. Namun, jenis seks ini juga mempunyai risiko yang besar jika melakukannya dengan sembarangan atau tanpa pengaman. Seks oral yang dilakukan tanpa kondom atau dental dam bisa saja menularkan bakteri penyakit kelamin seperti gonore.

Gonore adalah salah satu penyakit yang tergolong umum menular melalui seks oral. Proses penularan yang paling sering terjadi adalah pada wanita yang melakukan seks oral dengan cara memasukkan alat kelamin (penis) ke dalam mulut. Sedangkan penularan pria lebih rendah karena infeksi gonore wanita lebih terfokus pada serviks daripada bagian luar vagina.

Penularan gonore saat ini juga dilaporkan semakin meningkat seiring penurunan penggunaan kondom terutama saat melakukan seks oral. Gejala gonore pada tenggorokan dapat menjadi hal yang lebih sulit diobati karena di tenggorokan terdapat lebih sedikit pembuluh darah sehingga penanganannya akan lebih sulit untuk mencapai aliran darah.

 

Penanganan dan Pencegahan Penyakit Gonore

 

Penanganan dan proses penyembuhan penyakit gonore harus melalui pemeriksaan terlebih dahulu kepada dokter atau ahli medis. Dokter biasanya akan melakukan diagnosa penyakit lalu memberikan obat berupa suntikan antibiotik atau antibiotik bentuk tablet minum untuk mengobati gonore. Pasien juga akan dianjurkan untuk kembali lagi dalam jangka waktu satu atau dua minggu setelah pengobatan untuk melakukan pemeriksaan ulang agar memastikan gejala gonore telah membaik dan bakterinya telah hilang dari tubuh pasien.

 

>>>   Konsultasi Lengkap Penanganan Penyakit Gonore, Klik Disini <<<

 

Meskipun pasien telah dinyatakan sembuh di kemudian hari, risiko kembali terinfeksi gonore masih ada jika tidak melakukan hubungan seks yang aman. Cara yang paling efektif untuk mencegah penularan bakteri penyakit gonore antara lain:

 

·         Berhenti untuk sementara berhubungan seksual dengan pasangan selama proses penyembuhan penyakit gonore

·         Menjauhi hubungan seks yang berisiko menularkan penyakit menular seksual, misalnya tidak menggunakan kondom, atau berganti-ganti pasangan.