Ejakulasi dini adalah salah satu masalah seksual yang dialami oleh hampir semua pria. Kondisi ini terjadi pada saat pria tidak mampu mengontrol ejakulasi saat berhubungan seksual dengan pasangan, sehingga ejakulasi terjadi lebih awal dari keinginan. Disamping menimbulkan kecemasan pada pria yang mengalaminya, gangguan gejala ejakulasi dini juga bisa menyebabkan masalah dengan pasangan.

 

Ejakulasi dini

Ejakulasi dini adalah salah satu masalah seksual yang dialami oleh hampir semua pria. Kondisi ini terjadi pada saat pria tidak mampu mengontrol ejakulasi saat berhubungan seksual dengan pasangan, sehingga ejakulasi terjadi lebih awal dari keinginan. Disamping menimbulkan kecemasan pada pria yang mengalaminya, gangguan gejala ejakulasi dini juga bisa menyebabkan masalah dengan pasangan.

 

Gejala ejakulasi dini pada pria

Beberapa pria mengalami gejala ejakulasi dini bahkan ketika foreplay dimulai. Kasus lainnya ejakulasi dini terjadi ketika pria baru saja melakukan penetrasi ke vagina. Gangguan seperti ini akan berdampak pada hubungan seorang pria dengan pasangannya. Adalah hal normal jika pria mengalami gejala ejakulasi dini saat ia pertama kali melakukan hubungan seksual, namun jika hal ini terjadi terus menerus, Anda perlu waspada.

Berikut tanda dan gejala ejakulasi dini pada pria :

·         Tidak mampu menunda atau menahan ejakulasi dalam waktu satu menit setelah penis melakukan penetrasi ke vagina

·         Mengalami ejakulasi dini hampir pada semua hubungan seksual yang dilakukan

·         Mengalami ejakulasi dini saat pria melakukan masturbasi

·         Rasa tidak percaya diri terhadap kemampuan seksual yang dimiliknya

·         Merasa kehilangan gairah dalam berhubungan seksual

 

Penyebab ejakulasi dini

Pria dianggap terkena ejakulasi dini jika mengalami gejala-gejala seperti :

1. Ejakulasi selalu atau hampir selalu terjadi kurang dari satu menit setelah penetrasi vagina sejak pertama kali berhubungan seksual. Kondisi ini ddapat disebut dengan ejakulasi dini primer atau bawaan.

2. Ejakulasi yang lebih singkat, yaitu durasinya kurang dari tiga menit setelah penetrasi pada vagina. Kondisi ini bisa disebut dengan ejakulasi dini sekunder.

3. Saat pria tidak mampu menahan ejakulasi pada hampir atau semua penetrasi vagina

4. Tidak mampunya pria untuk menunda ejakulasi lebih dari satu menit setelah penetrasi pada situasi seksual apapun, termasuk masturbasi.

 

Menurut banyak dokter ahli, ejakulasi dini adalah hasil dari masalah psikologis seperti kecemasan berlebihan akan kemampuan seksual, atau perasaan bersalah, dan sebagainya.

 

Diagnosa dan penanganan ejakulasi dini pada pria

Gejala ejakulasi dini dapat didiagnosa berdasarkan keluhan yang dialami. Dalam menentukan hal ini, Anda perlu berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter untuk mengetahui riwayat seksual yang Anda miliki. Berbicara jujur, menyampaikan semua keluhan yang Anda alami akan membantu dokter dalam memberikan penanganan dan pengobatan yang tepat untuk ejakulasi dini yang Anda alami.

Sebagian besar kasus ejakulasi dini penyebabnya berasal dari faktor mental atau emosional pasien. Namun jika tidak ditemukan penyebab pada faktor ini, dokter akan memeriksa prostat atau tes neurologis untuk menentukan apakah ada masalah fisik yang menjadi penyebab Anda mengalami ejakulasi dini.

Gejala ejakulasi dini yang disebabkan oleh masalah psikologis dapat ditangani dengan cara mencoba mengurangi stress dan beban pikiran Anda sehingga membantu menciptakan situasi yang nyaman saat berhubungan dengan pasangan. Namun jika ejakulasi dini disebabkan oleh faktor fisik, maka Anda harus segera mendapatkan pengobatan dari dokter.