BAHAYA KUTIL KELAMIN 

Infeksi kutil kelamin merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh terjangkitnya virus HVP (human papillomavirus). Virus HPV memiliki sekitar 100 lebih tipe virus yang dapat menyerang di dalam tubuh manusia. Tipe virus HPV yang menyebabkan timbulnya infeksi kutil kelamin adalah virus tipe 6 dan tipe 11. Penularan virus HPV bisa melalui hubungan seksual yang dilakukan oleh seseorang dengan pasangan yang telah terinfeksi virus HPV atau kutil kelamin. Infeksi kutil kelamin lebih sering menyerang wanita yang gemar melakukan hubungan seksual yang tidak sehat. Infeksi kutil kelamin yang tidak ditangani secara cepat dan intensif dapat mengakibatkan wanita mengidap kanker serviks. Bagi wanita yang merencakanan kehamilan di masa mendatang dan wanita yang sedang mengandung, informasi tersebut mungkin menjadi momok yang mengkhawatirkan dan menakutkan. >>> [klik] jika ingin mengetahui lebih lanjut apa itu penyakit kutil kelamin.

 

bahaya kutil kelamin pada wanita hamil

 

Infeksi kutil kelamin dapat ditandai dengan munculnya benjolan kecil di sekitar vagina atau serviks, namun perlu diketahui bahwa banyak orang yang terinfeksi virus HPV tidak menyadari tanda-tanda awal yang ditimbulkan oleh virus ini karena memang benjolan kecil yang muncul tidak memberikan rasa sakit bagi si penderita dan sulit dilihat dengan kasat mata. Infeksi kutil kelamin juga dapat muncul secara berkelompok yang bentuknya menyerupai kembang kol dan memiliki tekstur lembut jika disentuh. Bagi sebagian wanita, infeksi kutil kelamin dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan tanpa penanganan. Akan tetapi, penanganan dari dokter spesialis kesehatan kulit dan kelamin (andrologi dan ginekologi) sangat dibutuhkan bagi wanita si penderita infeksi agar tidak memengaruhi kesehatan kelamin di masa mendatang. Virus HPV dapat memecah diri untuk berkembang dalam sel tubuh manusia yang dapat menjadi penyebab utama terkena kanker kelamin. >>> [klik] jika ingin mengetahui lebih lanjut penyebab kutil kelamin.

Infeksi kutil kelamin yang diderita oleh wanita hamil biasanya tidak menimbulkan risiko serius bagi kesehatan bayi di dalam kandungan. Namun, infeksi kutil kelamin akan tumbuh dan menyebar ke area kelamin yang lain selama masa kehamilan. Hal ini disebabkan oleh perubahan hormon dan sistem kekebalan tubuh manusia.

 

 

Penanganan kutil kelamin

Penanganan infeksi kutil kelamin bagi wanita hamil oleh dokter spesialis kesehatan kulit dan kelamin mungkin bervariasi dari hasil diagnosa awal, tingkatan infeksi dan riwayat kesehatan si pasien. Namun, beberapa dokter spesialis lebih memilih untuk tidak melakukan tindakan penanganan level advance seperti pembedahan untuk menghilangkan infeksi karena dikhawatirkan dapat memengaruhi persalinan nantinya. >>> [klik] jika ingin mengetahui lebih lanjut cara penanganan kutil kelamin.

Penanganan infeksi kutil kelamin dengan level advance mungkin akan dilakukan oleh dokter spesialis jika memang hasil analisa laboratorium menunjukan perkembangan infeksi yang dapat memperparah kondisi kesehatan si pasien dan berpotensi juga memengaruhi kesehatan bayi dalam kandungan. Maka dari itu, bagi wanita yang ingin merencanakan kehamilan di masa mendatang dan wanita hamil perlu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kesehatan kulit dan kelamin (andrologi dan ginekologi) sehingga mendapatkan penanganan intensif untuk memulihkan kondisi kesehatan kelamin dan menyembuhkan setiap penyakit yang berhubungan dengan alat kelamin.

konsultasi