Vaginitis adalah peradangan pada vagina. Biasanya terjadi akibat infeksi, pasien biasanya memiliki rasa gatal, terbakar dan mungkin nyeri. Ini adalah kondisi yang umum terjadi, dan kebanyakan wanita akan mengalaminya setidaknya sekali seumur hidup.

 jenis dan penyebab vaginitis

 

 

Vagina adalah kanal berotot yang membentang dari serviks ke bagian luar tubuh, dilapisi oleh selaput lendir. Ini memiliki panjang rata-rata sekitar 6 sampai 7 inci. Satu-satunya bagian vagina yang biasanya terlihat dari luar adalah lubang vagina.

 

Gejala

Vaginitis dapat menyebabkan iritasi dan ketidaknyamanan yang parah. Gejala vaginitis yang paling umum meliputi:

  • Iritasi pada daerah genital.
  • Cairan yang berwarna putih atau abu-abu, berair dan sedikit berbusa.
  • Peradangan dan menyebabkan kemerahan dan pembengkakan labina majora, labia minora, dan daerah perineum, terutama karena sel imun yang berlebih.
  • Rasa sakit pada saat buang air kecil.
  • Melakukan hubungan seksual yang tidak nyaman karena merasakan sakit dan keluar cairan yang berbau busuk setelah melakukan hubungan seksual.

 

Jenis dan Penyebab Vaginitis

Ada beberapa jenis vaginitis, tergantung penyebabnya yang paling umum adalah:

1. Vaginitis Atropik: Endotelium atau lapisan vagina, menjadi lebih tipis saat kadar ekstrogen menurun selama menopause, membuatnya lebih rentan terhadap iritasi dan pembengkakan.

2. Bakteri Vaginosis: ini akibat pertumbuhan bakteri normal di vagina. Pasien biasanya memiliki kadar bakteri normal vagina yang rendah yang disebut lactobacilli

3. Trichomonas Vaginalis: Terkadang disebut trich, ini disebabkan oleh parasit protozoa bersel satu, meniru trichomonas vaginalis secara seksual.

4. Candida Albicans: disebabkan infeksi jamur, dikenal sebagai sariawan vagina. Candida ada dalam jumlah kecil di usus dan biasanya disimpan dan di cek oleh bakteri usus normal.

 

Penyebab Vaginitis

Infeksi adalah penyebab paling umum dari vaginitis, termasuk kandidiasis, vaginosis bakteri, trikomoniasis. Setelah pubertas, vaginitis menular menyumbang 90 persen kasus.

Yang kurang umum, vaginitis juga bisa disebabkan oleh gonore, klamidia, mycoplasma, herpes, campylobacter, beberapa parasit, dan kebersihan yang buruk

Vaginitis juga dapat terjadi sebelum pubertas, namun berbagai jenis bakteri mungkin terlibat. Sebelum pubertas, Streptococcus spp adalah penyebab yang mungkin terjadi, terkadang karena praktik kebersihan yang tidak tepat menyebarkan bakteri dari daerah anus ke alat kelamin.

Jika anda mengalami gejala dari vaginitis dan merasakan penurunan kesehatan segera untuk melakukan pemeriksaan sebelum dilakukan pengobatan. Anda bisa melakukan pemeriksaan dengan Klinik Apollo Jakarta, Klinik Spesialis Kulit dan Kelamin yang sudah tidak diragukan lagi dan banya sudah mengobati pasien dengan berbagai macam penyakit kelamin.

Apabila anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai pengobatan di klinik apollo silahkan hubungi Klinik Apollo 021-62303060 untuk berkonsultasi dengan dokter online kami secara gratis.

 

 

Berobat di Klinik Apollo tidak perlu merasa malu, Klinik Apollo sangat menjaga kerahasiaan dari pasien. Kami mengutamakan kenyaman pasien saat berobat. Kesehatan anda adalah harapan bagi kami.